Wartawarga

Tampilkan postingan dengan label Sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekolah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Januari 2015

contoh kumpulan un SMA


1.     Klasifikasi protozoa kedalam rhizopoda,ciliate,flagelata,sporozoa berdasarkan…
a.       Habitat
b.      Alat reproduksi
c.       Cara reproduksi
d.      Alat gerak
e.      Pigmen
2.       Jamur kuping (auricularia politricha) merupakan jenis jamur yang hidupnya bersifat…
a.       Endofit
b.      Sporofit
c.       Epifit
d.      Saprofit
e.      Parasit
3.       Beberapa jenis virus :
(1)    TMV
(2)    CVPD
(3)    NCD
(4)    Bakteriofage
(5)    Rhabdovirus
Virus yang menyebabkan penyakit pada hewan adalah…
a.       (1) dan (2)
b.      (1) dan (3)
c.       (2) dan (4)
d.      (3) dan (5)
e.      (4) dan (5)
4.       Cyanobacteria digolongkan dalam satu kelompok dengan bakteri. Dasar  penggolongan tersebut adalah…
a.       Bersifat uniseluler
b.      Tidak mempunyai membrane inti sel
c.       Hidup sebagai parasit
d.      Bersifat heterotrof
e.      Mempunyai struktur dinding sel
5.       Penulisan nama spesies yang benar adalah…
a.       panther tigris
b.      curcuma Domestica
c.       Musa textilis
d.      Gnetum gnemon
e.      Oryza Satifa
6.       Kelompok tumbuhan berikut yang tidak termasuk dalam keanekaragaman gen adalah…
a.       Bunga krisan kuning, bunga krisaan putih
b.      Bunga mawar merah,mawar putih
c.       Kelapa hirida,kelapa kopyor
d.      Pinang, lontar
7.       Dipantai sering ditemukan adanya ubur-ubur. Ubur-ubur ini merupakan Aurelia pada fase…
a.       Gamet
b.      Larva
c.       Dewasa
d.      Polip
e.      Zigot
8.       Konjugasi yang terjadi pada paramaecium berhubungan dengan…
a.       Reproduksi seksual
b.      Reproduksi aseksual
c.       Metabolisme
d.      Adaptasi
e.      Pertumbuhan sel
9.       Bryophyta dikatakan sebagai peralihan antara thalophyta dan kormophyta, sehingga bbryophyta merupakan tumbuhan yang masih memiliki cirri tumbuhan talus yaitu…
a.       Tidak mempunyai pembuluh
b.      Tidak mempunyai alat kelamin
c.       Tidak mempunyai akar,batang dan daun yang jelas
d.      Mengalami pertumbuhan membesar
e.      Tidak berfotosintesis
10.   Tumbuhan gymnospermae yang dianggap sebagai peralihan antara gymnospermae dan angiospermae adalah…
a.       Pinus merkusii (pinus)
b.      Araucaria
c.       Cycas rumphi (pakis haji)
d.      Gingo biloba
e.      Gnetum gnemon (melinjo)
11.   Kumpulan biotic yang menguraikan sisa-sisa organism adalah…
a.       Cacing tanah
b.      Jamur
c.       Ganggang
d.      Lumut
e.      Lumut kerak
12.   Bakteri yang terlibat dalam fiksasi gas nitrogen yang bersimbiosis dengan polong-polongan adalah…
a.       Nitrosomonus
b.      Nitrococcus
c.       Nitrobacter
d.      Rhizobium
e.      Thiobacillius
13.   Kemampuan lingkungan untuk pulih kembali dari gangguan disebut…
a.       Sumber daya alam
b.      Sumber daya lingkungan
c.       Daya tahan lingkungan
d.      Daya dukung lingkungan
e.      Daya lenting lingkungan
14.   Organel sel yang berfungsi sebagai penghasil energy melalui proses respirasi sel adalah…
a.       Kompleks golgi
b.      Lisosom
c.       Nukleus
d.      Mitokondria
e.      Ribosom
15.   Organel yang berperan memberi bentuk sel dan hanya ditemukan pada sel tumbuhan dan tidak ditemukan pada sel hewan adalah…
a.       Sitoplasma
b.      Sentriol
c.       Dinding sel
d.      Membran sel
e.      lisosom

Jumat, 05 Desember 2014

e-learning



Definisi 1

· E-Learning berasal dari perpadanan dua kata yakni ‘e’ dan ‘learning’.

‘e’ merupakan singkatan dari electronic dan learning adalah pembelajaran. Jadi

E-Learning atau elektornik learning adalah pembelajaran yang dilaksanakan dengan memanfaatkan fungsi internet dalam kegiatan pembelajaran dengan menjadikan fasilitas elektronik sebagai media pembelajaran.

Definisi 2

· e-learning menurut Allan J. Henderson (2003:2) dinyatakan sebagai:

· e-learning adalah pembelajaran jarak jauh yang menggunakan teknologi komputer (biasanya terkoneksi internet).

· e-learning dapat digunakan untuk para pekerja dimana mereka dapat belajar pada di tempat kerja mereka tanpa harus pergi ke kelas.

· e-learning dapat dijadwalkan dengan kesepakatan antara instruktur dengan siswa

· e-Learning dapat merupakan can be an on-demand course dimana pembelajar dapat belajar mandiri sesuai waktu yang mereka inginkan



Definisi 3

· Dari uraian diatas dapat didefinisikan e-Learning merupakan sebuah system pembelajaran dimana didikung oleh konsep pengembangan berkelanjutan,

· proses kolaboratif yang memfokuskan pada peningkatan kemampuan individual dan organisasi.

· Sistem eLearning didesain secara efektif melalui pengembangan komunikasi penggunaan media elektonik dan jaringan.



Kekurangan E-Learning

1. Pembelajar yang tidak termotivasi dan perilaku belajar yang buruk akan terbelakang/tertinggal dalam pembelajaran.

2. Pembelajar dapat merasakan terisolasi dan bermasalah dalam interaksi sosial.

3. Pengajar tidak mungkin selalu dapat menyediakan waktu pada saat dibutuhkan.

4. Koneksi internet yang lambat dan tidak handal dapat menimbulkan rasa frustasi.

5. Beberapa subjek/mata kuliah bisa saja sulit direalisasikan dalam bentuk e-learning.

6. Pembelajar harus menyediakan waktu untuk mempelajari software/aplikasi e-learning sehingga dapat mengganggu beban belajarnya.

7. Pembelajar yang tidak familiar dengan struktur dan rutin software akan tertinggal.

8. Untuk sekolah tertentu terutama yang berada di daerah, akan memerlukan investasi yang mahal untuk membangun e-learning.

9. Siswa yang tidak memiliki motivasi belajar yang tinggi cenderung gagal

10. Keterbatasan jumlah komputer yang dimiliki oleh sekolah akan menghambat pelaksanaan e-learning.

11. Bagi siswa yang gagap teknologi, sistem ini sulit untuk diterapkan

12. Berubahnya peran guru dari yang semula menguasai teknik pembelajaran konvensional, kini dituntut mengetahui teknik pembelajaran yang menggunakan ICT.

13. Kurangnya interaksi antara guru dan siswa atau bahkan antar siswa itu sendiri sehingga memperlambat terbentuknya nilai dalam proses belajar dan mengajar

14. Kurangnya tenaga yang mengetahui dan memiliki keterampilan internet.

15. Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet

16. Proses belajar mengajar cenderung kearah pelatihan daripada pendidikan.



Kelebihan E-Learning

1. Pembelajar dapat belajar kapan dan dimana saja mereka punya akses internet.

2. Efisiensi waktu dan biaya perjalanan

3. Pembelajar dapat memilih materi pembelajaran sesuai dengan level pengetahuannya.

4. Fleksibilitas untuk bergabung dalam forum diskusi setiap saat, atau menjumpai teman sekelas dan pengajar secara remote melalui ruang chatting

5. Mampu memfasilitasi dan menerapkan gaya belajar yang berbeda melalui beragam aktivitas.

6. Pengembangan keterampilan TIK yang mampu mendukung aktivitas lain pembelajar.

7. Keberhasilan menyelesaikan pembelajaran/perkuliahan online mampu membangun kemampuan belajar mandiri dan kepercayaan diri pembelajar serta mendorong pembelajar untuk lebih bertanggung jawab dalam studinya.

8. Mempersingkat waktu pembelajaran dan membuat biaya studi lebih ekonomis.

9. Mempermudah interaksi antara peserta didik dengan materi, peserta didik dengan guru maupun sesama peserta didik.

10. Peserta didik dapat saling berbagi informasi dan dapat mengakses bahan belajar setiap saat dan berulang-ulang.

11. Kehadiran guru tidak mutlak diperlukan

12. Siswa dapat belajar atau me-review bahan ajar setiap saat dan di mana saja kalau diperlukan mengingat bahan ajar tersimpan di komputer

13. Berubahnya peran siswa dari yang biasanya pasif menjadi aktif.

memecahkan masalah e-learning di Indonesia. Hal itu diperlukan agar sistem ini dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan.





d. solusi apa yang ditawarkan dari teknologi tersebut



Untuk masalah biaya penggunaan internet, sebaiknya pemerintah dan perusahaan-perusahaan telekomunikasi membuat suatu kesepakatan untuk menyediakan layanan internet murah terutama untuk bidang pendidikan. Kalau bisa gratis lebih baik. Atau bisa juga dengan meyediakan hotspot bagi sekolah-sekolah atau perguruan tinggi-perguruan tinggi yang belum memilikinya. Karena salah satu kendala belum bisa terlaksananya e-learning secara maksimal adalah masalah biaya penggunaan internet. Jika pemerintah dan perusahaan telekomunikasi berhasil membuat kesepakatan itu, e-learning akan menjadi lebih mudah dilaksanakan di Indonesia. Yang tentunya sangat bermanfaat untuk kemajuan pendidikan di Indonesia yang imbasnya bisa sampai ke segala bidang seperti teknologi, sosial, budaya, dll.



Untuk masalah pengadaan media untuk pelaksanaan e-learning seperti PC, laptop, LCD, dll, sebaiknya pemerintah menyediakan dana untuk sekolah-sekolah atau perguruan tinggi-perguruan tinggi yang membutuhkan dana untuk pengadaan media untuk e-learning.



Untuk masalah SDM, sudah seharusnya pemerintah atau instansi-instansi pendidikan mengadakan sosialisasi tentang e-learning. Untuk pengajar, bisa dilakukan diklat mengenai penggunaan e-learning dalam pembelajaran, sehingga staf pengajar sudah siap untuk melaksanakan sistem baru ini. Untuk siswa, seharusnya mereka dikenalkan dengan e-learning sejak dini, agar besok di jenjang yang lebih tinggi sudah terbiasa dengan sistem ini.



Anggaran 20% untuk pendidikan segera dilaksanakan. Kalau bisa lebih tinggi, itu lebih baik. Karena anggaran yang semakin besar untuk pendidikan, berbanding lurus dengan kualitas pendidikan. Semakin tersedia sarana dan prasarana pendidikan, semakin baik kualitas pendidikan.





Pemerintah bisa juga membuat kesepakatan dengan negara lain untuk dimintai bantuan. Terutama negara-negara yang sudah berhasil dalam pelaksanaan e-learning. Karena kesuksesan negara-negara tersebut dapat kita contoh untuk menyukseskan pelaksanaan e-learning di Indonesia.

Kamis, 23 Oktober 2014

Visi Universitas Gunadarma




Visi


Visi Universitas Gunadarma Pada tahun 2017 adalah menjadi perguruan tinggi swasta terkemuka yang bereputasi internasional, memiliki jejaring global, dan memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan daya saing bangsa.

Hal yang harus dilakukan untuk mencapai visi itu Universitas Gunadarma harus mempunyai fasilitas belajar seperti yang ada diluar negeri,cara pembelajarannya harus ada perubahan untuk mencapai yang lebih baik terutama kedisiplinan dan kereatif baik dari mahasiswa/mahasiswi maupun dosen yang bersangkutan harus ditingkatkan lagi.

Akan tetapi itu semua belum tentu terlaksana jika tidak adanya kerjasama antara pihak gunadarma dengan mahasiswa/mahasiswi. Oleh karena itu sangatlah dibutuhkan perjuangan antar pihak dengan cara membuat prestasi yang mengharumkan nama universitas gunadarma dan bukan malah menjatuhkan nama baik dengan cara membuat kesalahan.